Jumat, 15 November 2013
Menghormati dan menghargai
Ketika sedang mengemudi melintasi jalan di perdesaan, seorang pria berpapasan dengan sebuah jembatan yang sangat sempit. Di muka jembatan itu terpasang sebuah papan pengumuman. Papan itu berbunyi, “Beri Jalan.” Karena tidak terlihat ada mobil yang menuju ke arahnya, ia melanjutkan perjalanan menyebrang jembatan dan menuju tempat tujuannya. Pada perjalanan pulang menempuh rute yang sama, ia berpapasan dengan jembatan satu arah yang sama, kali ini dari arah yang berlawanan. Anehnya, ia melihat papan tanda “Beri Jalan” lain di sana.
Dengan penasaran ia berpikir, aku yakin ada papan tanda yang dipasang di sisi yang lain. Benar saja, ketika ia tiba di sisi lain jembatan dan menoleh ke belakang, ia melihat papan tanda Beri jalan dipasang pada kedua sisi jembatan, jelas dimaksudkan agar para pengemudi dari kedua arah diminta untuk saling memberi jalan . Ini adalah cara yang masuk akal dan aman untuk mencegah tubrukan.
Jika teman-teman mendapati diri teman-teman berada dalam situasi pertentangan dengan seorang yang memiliki otoritas lebih besar dari teman-teman sekalian-atau otoritas yang sama pada situasi tertentu-lebih bijaksana untuk mengalah kepada mereka. Jika teman-teman sekalian memiliki otoritas yang sama besarnya, maka unjuk kekuasaan hanya akan menimbulkan kebencian dalam diri orang yang sebenarnya lebih baik dianggap sebagai kawan.
“Tunjukan Rasa Hormat pada siapa pun yang memegang otoritas”
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar